Postingan

FILOSOFI MUDIK (Presfektif Orang Jawa)

Gambar
Oleh : Ahmad ardiansyah (Mahasiswa STAI HAS Semester 7 PAI Exsekitif)         Menurut orang Jawa, Filosofi mudik merupakan  tradisi yang setiap tahun ada khususnya di negara indonesia. kita biasanya hanya tau bahwa mudik adalah tradisi sebelum lebaran berangkat kekampung halaman untuk bersilaturahmi kepada sanak saudara ataupun orang tua yang mana seseorang merantau diluar kota. Menurut orang jawa meyakini ada makna penting dibalik mudik kekampung halaman, yaitu pertama, orang yang merantau dari kampung halamanya keluar kota itu ibarat manusia secara fitroh awalnya berada dialam ruh, yang mana manusia ketika dilahirkan kealam dunia untuk melakukan perjalanan menuju akhirat (ad-dunia majroatul akhiroh), ini sama saja mudik dari alam ruh kealam dunia lalu kealam akhirat.        Semasa transisi dari alam ruh kealam dunia manusia pastinya berhadapan dengan jalan atau proses kembali menuju kampung halamannya yaitu akhirat, diman...

MEMAKNAI KASIH SAYANG

Gambar
Oleh   : Rokhmat (Mahasiswa STAI HAS Semester 3 PAI Exsekutif C)        Pertemuan dua sahabat semasa sekolah SMK, temen lama yang hampir lima tahun tidak pernah bertemu, sebut aja Adam dan Boby dalam pertemuan tersebut banyak perubahan dari segi fisik pada Boby, tubuh dekil wajah kusut dan badan kurus terkesan tidak terawat. Boby adalah keturunan keluarga yang mampu segala kebutuhan fasilitas sejak waktu masa sekolah Boby yang di dapatkan dari keluarganya, penampilan dulu waktu sekolah bersih rapih dan keren abis apa lagi tiap kali nongkrong motor Ninja RR 150 selalu menemaninya disekolahan pokoknya terlihat paling tajir dari temen-temen yang biasa ngumpul. Namun kali ini Boby sungguh sangat perihatin, kini hanya sepasang sandal putus dengan diiket tali yang melekat di kedua kakinya, menggunakan baju yang kumel yang begitu bau mungkin karena berhari hari gak ganti. Pertemuan awal Adam dan Boby di tempat tambal ban , obrolan diawali o...

MISKIN SEBENARNYA

Gambar
Oleh : Zuhrotul  khoiriyah ,S.Pd (Alumni STAI Haji Agus Salim Cikarang tahun 2018 )                 Orang yang berpakaian lusuh, kusam, atau bahkan sobek di beberapa bagiannya. Mereka yang tak memiliki pakaian selain yang melekat di tubuhnya, bahkan orang-orang yang memanfaatkan bekas karung terigu untuk dijadikan pakaian, apakah mereka yang dikategorikan orang miskin? Orang-orang yang tak memiliki cukup makanan untuk disantap setiap hari, yang kebingungan setelah sarapan pagi siang nanti tidak tahu harus makan apa, atau mereka yang tidak yakin apakah esok hari masih ada makanan untuk disantap. Orang-orang yang hanya bertemu makanan satu kali dalam sehari, atau mereka yang terpaksa berpuasa berhari-hari karena tidak ada uang untuk membeli sedikit makanan. Inikah yang disebut miskin? Anak-anak yatim dan terlantar di banyak panti asuhan, atau anak-anak yang berkeliaran di jalanan mencari makan di usia mereka yang masih ...

BERSINERGI DENGAN KEMULIAAN

Gambar
Oleh : Zuhrotul khoiriyah,S.Pd (Alumni STAI HAS Tahun 2018)          KARAWANG. Acara BUBOS (Buka Bersama On The Street) 2019 dalam rangka memperingati Nuzulul Qur’an dan Berbagi 1000 yatim bersama Karawang peduli Foundatioun. Ahad, (25/05) Bulan Ramadhan merupakan bulan yang istimewa bagi umat muslim, karena di bulan inilah seluruh amal perbuatan yang kita lakukan akan dilipat gandakan pahalanya. Selain terkenal dengan bulan penuh ampunan dan penggugur dosa, Bulan Ramadhan juga sering di gunakan sebagai ajang silaturahmi yang di isi dengan berbagai macam kegiatan positif. Di sinilah tidak sedikit orang saling berlomba-lomba dalam kebaikan. Karawang Peduli Foundation merupakan salah satu lembaga sosial yang telah sukses melaksanakan program Berbagi 1000 yatim di dalam Acara BUBOS 2019, dimana acara ini sekaligus memperingati Hari Nuzulul Qur’an yang di hadiri oleh Bupati Karawang, Pejabat Pemda, Ibu- ibu Majlis Ta’lim dan 1200 anak yatim. Da...

KEMENANGAN

Gambar
  Oleh : Ahmad ardiansyah      Mengapa kemenangan,,? proses kemenangan hanya diraih oleh mereka yang telah melewati proses dan kesabaran untuk melaluinya dengan gigih, Semangat, dan keseriusan menghadapinya. kita liat proses hari ini dibulan ramdhan mereka yang sedang melalui proses berpuasa/ menahan dahaga, lapar, lelah, berkativitas yang memakan tenaga yang sama dalam kondisi tidak makan dan minum. jelas ini adalah proses menahan dan melawan hawa nafsu selama 1 hari dari mulai terbit matahari sampai tenggelam matahari (adzan magrib), bukan hal yang mudah untuk mencapai kemenangan karna selama seharian pasti ada rasa yang mendorong nafsu untuk melepas dahaga ada rasa lemas juga karena selama berpuasa kita menjalankan aktivitas. tapi dengan sabar untuk melaluinya dan menahan nafsu itulah yang nanti akan dinobatkan sebagai pemenenang, rasanya pasti senang ketika detik-detik waktu berbuka akan tiba dan juga bersyukur karena banyak orang yang tak ku...

JANGAN CIDERAI DEMOKRASI DENGAN AKSI PEOPLE POWER

Gambar
Oleh : Shandi Ismail (Mahasiswa STAI HAS Semester 2 HES)            Menjelang penentuan hasil pemilu pada 22 Mei 2019 nanti menuai banyak sekali kontroversi. Cuitan para nitizen Indonesia bertebaran disana sini, Seakan penentuan Demokrasi menimbulkan panas yang tak henti di bumi pertiwi. Sekarang lagi gurih kita lihat  perihal "people power" yang akan di luncurkan oleh mereka-mereka yang katanya berani jihad sampai mati. Karena pemahaman yang menjanjikan mati syahid oleh para tokoh-tokoh islami dan elit politik negeri.  Saya geleng-geleng pala melihat ini semua.  Melihat sikap dan seruan politisi elit bahkan sampai tokoh agama yang menyeru melakukan aksi ini dengan dalih "kedaulatan rakyat dan panggilan jihad. Padahal kita tahu,  kedaulatan rakyat ini sudah berlangsung pada 17 April 2019 lalu yaitu seluruh rakyat Indonesia memiliki hak suara penuh dalam pesta demokrasi untuk menentukan pemimpin bangsa dan ma...

APA KABAR AKU, MEMAKNAI PENDIDIKAN

Gambar
Oleh : Annisa Budi Akhlani (Mahasiswa STAI HAS Semester 7 PAI Reguler)          Sudah tak asing ya, bagi kita dengan kata "Pendidikan". Sebuah kata yang dari dulu dianggap oleh banyak orang sebagai hal penting dan fundamental untuk dilakukan. Tapi, benarkah kita mengenal makna "Pendidikan" itu dengan selayaknya? Saya ingat, dalam buku yang pernah saya baca, yaitu buku dengan judul: Tujuan Pendidikan, Esensi dan Aspek-aspek Filosofis karya *Alfred North Whitehead* dikatakan bahwa, ada 3 tahap dalam pendidikan yang pasti kita lalui, yakni : (1). Tahap Romantika (2). Tahap Presisi (3). Tahap Generalisasi.      Pada tahap romantika, sejak saya usia 6-14 tahun atau ketika saya sekolah dasar (SD) sampai sekolah menengah pertama (SMP), saya memaknai pendidikan itu dengan tolak ukur bisa membaca, menulis, menghafal huruf-huruf abjad dan dapat nilai tinggi, dan mungkin, pada dewasa ini tolak ukur itu terkadang masih menguasai pikiran...